Tepat pukul 07.30 aku
siaga di depan telepon genggamku. Ya, hari ini hari mengisi Kartu Rencana Studi
(KRS). Meski jadwal untuk mengisinya adalah pukul 09.00, tapi aku sudah siaga.
Aku tidak ingin mendapatkan kemungkinan terburuk, tidak kebagian Mata Kuliah
Umum (MKU) misalnya, seperti semester sebelumnya.
HP-ku cukup bisa
diandalkan untuk mengisi KRS. Meski hanya HP biasa saja (bukan android seperti
kebanyakan mahasiswa), tapi masalah mengisi KRS performanya cukup bagus.
Namun beberapa menit
sebelum pukul 09.00, tiba-tiba ketika membuka portal muncul tulisan your acces is time out di HP-ku. Aku pun
mencoba untuk me-refresh-nya tapi
tetap tidak bisa. Oh tidak, apa yang kutakutkan terjadi.
Sistem pengisian KRS
sekarang memang berbeda dari tahun lalu—setiap tahun selalu berubah—tidak ada
lagi pembagian jatah untuk masing-masing fakultas. Semua dibuka serentak. Semua
fakultas mengisi pada hari yang sama, begitulah pengumuman yang tertulis di
portal. Otomatis pengunjung portal akan membludak. Dan benar, portal semakin
eror dibuatnya.
Tak puas dengan kinerja
HP-ku, aku pun pergi ke warnet. Di warnet ternyata sama saja, tidak bisa. Meski
begitu, aku tak putus asa. Dengan gigih aku membuka portal, meski selalu
berakhir dengan kegagalan.
Setelah seratus kali
mencoba (menurut hitungan kasarku), akhirnya bisa juga. Aku bisa mengambil mata
kuliah jurusanku yang berjumlah 14 sks. “Saatnya untuk menambahkan MKU”,
pikirku.
Tapi tiba-tiba muncul
lagi pesan yang tidak diinginkan di KRS-ku. “Bukan saatnya isi atau revisi KRS”
begitu tertulis di portal. Astaga, apa aku hanya akan kuliah 14 SKS? Haruskah
menunggu revisi KRS dua bulan lagi? Oh tidak.
Kepalaku pun diselimuti
rasa frustasi. Aku kesal, kecewa, dan lelah. Kenapa selalu begini?
Di tengah kekecewaanku,
tiba-tiba asa kembali muncul. Sebuah status temanku di facebook menyadarkanku,
ternyata jadwal untuk pengisian KRS di fakultasku dipindahkan. Ku cek lagi
kevalidan informasinya di portal, memang benar. Masa pengisian KRS untuk FBS
dan tiga fakultas lainnya diundur selama dua hari. Syukurlah masih ada harapan.
Selamat berjuang dua hari lagi untuk MKU. Sastra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar